Berwisata ke Batu Flower Garden di Kawasan Coban Rais

Lagi asik buka explore Intagram kemudian nggak sengaja liat spot keren yang ada di Kota Batu, apalagi kalo bukan Batu Flower Garden yang berada di kawasan Coban Rais. Nggak berapa lama, langsung deh bergumam dalam hati, β€œAh, pengen banget kesana. Tapi kapan ya bisa main ke Batu”. Nah, kalian juga pernah nggak ngalamin hal yang sama? Tiba-tiba β€œteracuni” pengen banget ke tempat wisata yang nggak sengaja kalian liat di feed Instagram. Hayoo, ngaku! πŸ˜€

Itu yang terjadi sama saya beberapa waktu lalu. Saking ngebetnya pengen wisata ke Batu Flower Garden yang ada di Kota Batu, akhirnya saya pun iseng ngecek harga tiket pesawat dari Jayapura ke Surabaya. Wah lumayan ada tiket murah, direct flight dari Jayapura ke Surabaya hanya 1,4jtan saja. Tanpa pikir panjang, akhirnya saya pun langsung mengambil cuti tahunan di kantor dan syukurnya nggak berapa lama langsung disetujui. Yeai!

Setelah cuti disetujui, saya pun coba menghubungi seorang sahabat sejak SMP yang saat ini sudah berdomisili di Surabaya-Malang untuk menemani saya traveling ke tempat wisata Batu Flower Garden yang ada di Kota Batu. Sahabat saya pun langsung mengiyakan, β€œGampang, pokoknya kesiniΒ  aja dulu. Urusan ntar mau kemana, saya temenin deh!”. Mantap! Hahaha.

Setibanya di Surabaya, saya pun memilih tinggal selama semalam di G Suites Hotel Surabaya sebelum beranjak ke Malang. Ya hitung-hitung sekalian menikmati keindahan Kota Surabaya di malam hari. Hehehe. Untuk ukuran hotel budget, hotelnya lumayan bagus kok. Apalagi letaknya juga berada di pusat kota. Jadi mau kemana-mana lumayan dekat.

G Suites Hotel Surabaya
Itu minumannya hanya properti kok. Serius! πŸ˜†

Keesokan harinya setelah sarapan pagi, kami pun langsung bergegas ke Kota Malang. Berhubung saat tiba di Malang hari sudah siang, akhirnya kami memutuskan untuk ke Batu Flower Garden pada keesokan harinya. Entah butuh waktu berapa lama dari Kota Malang untuk menuju kawasan wisata ini. Maklum, sepanjang perjalanan dari Kota Malang saya keasikan ngobrol dengan sahabat saya di dalam mobil jadi tidak sempat memperhatikan jam yang ada di tangan saya. Hahaha.

Saat menuju ke Batu Flower Garden yang ada di kawasan Coban Rais, kami memanfaatkan aplikasi Waze karena sebelumnya kami berdua memang belum pernah sama sekali ke tempat ini. Setelah sempat kesasar beberapa kali, akhirnya kami pun tiba juga di tempat wisata ini. Udara di sekitar kawasan wisata ini seger banget, jauh dari polusi. Ya maklum aja karena lokasi wisatanya berada di area perbukitan yang dikelilingi dengan berbagai macam pohon yang menjulang tinggi.

Setibanya di lokasi, kami pun langsung memarkirkan mobil di tempat yang memang sudah disediakan. Untuk biaya parkir mobil dikenakan Rp 10.000,- sedangkan untuk motor hanya dikenakan Rp 2.000,- saja. Masih cukup terjangkau ya. Sekedar informasi, Batu Flower Garden buka dari pukul 08.00 – 15.00 WIB (Weekday) dan 07.00 – 15.00 WIB (Weekend). Catat ya, jangan sampai salah! πŸ˜€

Walau memang sudah bukan lagi tempat wisata baru yang ada di Kota Batu, Batu Flower Garden menawarkan beragam spot foto yang menarik. Bahkan boleh dibilang spot foto yang ada di tempat ini sangat instagramable. Ya lumayan untuk mempercantik feeds instagram kita. Hahaha. Oh ya, untuk mencapai loket pembelian tiket masuk dari lokasi parkir, jaraknya lumayan jauh. Belum lagi akses jalannya masih kurang bagus. Tapi jangan khawatir! Kalau enggan berjalan kaki, kita bisa memilih untuk naik ojek dengan membayar Rp 10.000,-.

Tarif MasukΒ Batu Flower Garden

Untuk biaya masuk ke lokasi wisata, kita mesti membayar Rp 25.000,-. Itu sudah termasuk biaya masuk ke dua spot yang ada disana, yakni Taman Bunga plus spot β€˜I Love U’. Sedangkan untuk masuk ke spot lainnya seperti spot Ayunan, Hammock, Gowes Air, dan lain sebagainya kita mesti membayar lagi. Tarifnya bervariasi, mulai dari Rp 15.000,- s/d Rp 20.000,- per spot. Jika membawa kamera SLR, kita akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 15.000,-. Sedangkan jika membawa action cam kita akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 10.000,-.

Untuk setiap spot wisata yang ada disana nantinya kita akan difoto sebanyak 3x oleh pihak pengelola, namun hanya 1 file foto saja yang boleh kita pilih untuk dibawa pulang. Namun jika kita tetap menginginkan 2 file foto lainnya, kita akan dikenakan biaya tambahan lagi sebesar Rp 5.000,- per file foto. Nantinya file foto tersebut bisa kita copy ke flashdisk, handphone, maupun memory card.

Berhubung cuaca di Kota Batu sangat tidak menentu, yakni kadang cerah namun kadang pula hujan maka ada baiknya saat berkunjung ke Batu Flower Garden ini kita menyiapkan payung. Jadi saat hujan turun, kita bisa memanfaatkan payung tersebut sehingga tidak akan kehujanan. Lagian nggak asik kan saat akan foto di spot tertentu baju kita malah basah kuyup karena kehujanan. Hehehe.

Spot Wisata diΒ Batu Flower Garden, Coban Rais

Selama di Batu Flower Garden, saya hanya mencoba beberapa spot wisata saja yang ada disana yang memang mengusik rasa penasaran saya sejak awal. Berikut beberapa spot tersebut :

1. Ayunan
Ada yang unik ketika saya naik spot ayunan ini. Karena ingin tampil beda, saya pun memilih untuk menghadap ke arah jurang dengan view air terjun Coban Rais yang cantik. Saat diayunkan, sontak hati saya berasa hilang. Tapi demi tuntutan foto di Instagram, saya pun mencoba tersenyum ke kamera. Hahaha.

Spot Ayunan Batu Flower Garden, Coban Rais
Dag dig dug serrr bro! πŸ˜†

2. Gowes Air
Selain spot ayunan, saya pun mencoba spot Gowes Air. Lumayan asik sih saat mencoba spot ini. Kita berasa jadi pemain sirkus yang sedang menyeimbangkan sepeda di udara. Hahaha. Tapi buat yang punya phobia akan ketinggian, sebaiknya urungkan diri saja ya untuk mencoba spot ini. Bukannya bahagia, nanti yang ada malah pingsan. Hehe.

Spot Gowes Air Batu Flower Garden, Coban Rais
Wah, saya naik sepeda terbang! πŸ˜†

3. Flying Hammock
Setelah mencoba spot Gowes Air, rasa penasaran saya pun semakin bertambah untuk mencoba spot lainnya. Dengan penuh percaya diri,Β  saya pun mencoba spot Flying Hammock. Saat mencoba spot ini, saya merasa seperti bayi tua yang sedang naik timbangan gendong di Posyandu. Hahaha. Saat berada di spot ini, nantinya kita akan meluncur dari satu titik ke titik lainnya. Nah yang bikin menegangkan, kita akan dihentikan secara mendadak tepat di tengah-tengah spot untuk dilakukan pengambilan gambar. Cheers! :mrgreen:

Spot Flying Hammock Batu Flower Garden, Coban Rais
Ah, dasar bayi tua! πŸ˜†

4. Bukit I β™₯ U
Belum puas menikwati spot-spot tersebut, akhirnya mata saya pun tertuju pada spot lainnya yaitu spot papan bertuliskan I β™₯ U. Iya, aku cinta kamu! πŸ˜› Seperti yang sudah saya katakan diawal, untuk menikmati spot ini kita nggak perlu bayar lagi alias GRATIS karena sudah termasuk dalam tiket masuk ke Batu Flower Garden. Walau ke spot ini sedang tidak bersama pasangan, tapi nggak ada salahnya untuk mencoba apalagi view backgoundnya keren banget. Lagian jomblo mah bebas ya, mau foto dimana saja nggak jadi masalah. Hahahah πŸ˜†

Spot I Love U Batu Flower Garden, Coban Rais
Aku cinta kamu. Kamu cinta aku nggak? πŸ˜†

5. Pinus
Spot terakhir yang saya coba selama di Batu Flower Garden adalah pinus. Spot ini merupakan salah satu spot idola yang ada disana. Jika foto di spot ini, background foto yang akan kita dapatkan adalah Kota Malang. Untuk mencoba spot ini, kita wajib menggunakan alat pengaman terlebih dahulu. Nggak usah khawatir, kita akan dibantu oleh pihak pengelola kok.

Spot Pinus Batu Flower Garden, Coban Rais
Asik banget duduk disini. Pengen lama-lama tapi nggak dibolehin :mrgreen:

Nah gimana, seru-seru banget kan spot wisata yang ada disana?
Oh ya, sekedar tips aja nih. Bagi kalian yang berencana ingin pergi ke Batu Flower Garden di Kawasan Coban Rais, Kota Batu ini ada baiknya tidak dilakukan disaat weekend maupun hari libur. Itu untuk menghindari antrian panjang yang ada di setiap spot wisata yang ada disana. Namun jika tetap nekat ingin pergi disaat weekend maupun hari libur, usahakan sudah tiba di lokasi sebelum jam 08.00 pagi. Selamat berpetualang, guys! πŸ˜‰

Catatan: Tarif wisata Batu Flower Garden dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pengelola.

80
Tarif Tempat Wisata
82
Akses ke Lokasi
85
Sarana dan Prasarana
83
Kebersihan

Comments (106)
  1. Dian Restu Agustina April 2, 2018, 2:26 pm

    Mas, saya enggak bakal pepotoan, bantu motoin aja dah.. Karena saya takut ketinggian. Hiks!

    Terus, kalau ke Batu, karena saking banyaknya obyek wisata kayaknya memang enggak cukup sehari dua, paling tidak seminggu, baru puas rasanya.. 😊
    Keren-keren spotnya Batu Flower Gatden! Noted, bisa jadi tujuan kalau ke sana lagi..
    TFS.. Mas

    • Hans April 3, 2018, 3:08 pm

      Iya gak mba mending gak usah.
      Jadi menikmati pemandangan aja yang ada disana.
      Tapi ada beberapa spot kok yang cocok untuk orang yang phobia ketinggian πŸ™‚

      Iya bener, gak cukup cuma sehari apalagi kalo lagi musim hujan. Heheh.

  2. triknews April 2, 2018, 3:19 pm

    Begitu di sebut wisata di Kawasan Coban Rais, pasti terbayang pemandangan indah takjub dan memukau,

    terbukti melihat foto fotonya yang begitu menawarkan lanscap yang cerah, dan juga spot spot atraksi wahana tempat berwisata dan bermain….uuuuu mantap

    • Hans April 3, 2018, 3:09 pm

      Iya viewnya lumayan bagus mas apalagi ditambah udara yang seger banget.
      Kalo ke Batu bareng keluarga, pas banget kayaknya main kesini πŸ™‚

  3. Gigip Andreas April 2, 2018, 7:21 pm

    Serius itu minuman cuma properti? Hahaha.

    Tiket masuknya murah ya? Banyak spot pula. Ini baru namanya tempat wisata buat pacaran low budget! HAHA.

    Bukit I Love U boleh lah dipake buat pra-wed. XD

    • Hans April 3, 2018, 3:10 pm

      Iya dong serius, hahaha πŸ˜›
      Iya tiket masuknya murah, cuma kalo banyak spot yang dikunjungi jatuh2nya jadi mahal sih πŸ˜†

      Yaudah besok2 ntar kamu prawed disini aja πŸ˜›

  4. Haryadi Yansyah | Omnduut April 3, 2018, 2:47 am

    Buahaha bener, kayak lagi di ayunan bayi gitu ya. Kalau aku yang naik jadi bayi raksasa kelebihan gizi :p

    Biaya untuk bawa kameranya masih masuk akal. Keinget di Begonia, Lembang, Jabar, feenya 50k! padahal taman biasa doang. Aku sampe gak rela bayar. Kameranya mau ditahan aku gak mau, jadilah baterenya aja yang aku titipkan. Padahal kalau foto-fotonya bagus, masuk blog kan sarana promosi juga ya.

    • Hans April 3, 2018, 3:13 pm

      Masalahnya masih batas toleransi buat dinaikin apa nggak nih kalo masnya yang mau naik di ayunan ini, wkwkwk πŸ˜†
      Mending sih ya 50K, ada lho mas yang ratusan ribu πŸ˜€

      Iya mas bener, padahal kalo tempat gini harusnya gak usah dikenakan biaya karena nantinya malah bisa dikomersialkan secara gratis oleh banyak orang.

  5. dinilint April 3, 2018, 7:53 am

    Aku pikir cuma semacam taman bunga biasa yang dibikin cantik demi spot foto-foto. Aku kadang suka ragu kalo yang motret fotografer,, takutnya editnya kebangetan. Beda sama aslinya. Eh,, ternyata wahananya seru! Kalo yang semacam ayunan gitu aku pernah juga di Jogja, area Kulon Progo. Nyoba sepeda di tali juga pernah. Nah,, yang hammock nih belum pernah,, tapi kalo untuk foto-foto hammock nya kurang keren yaaa,, tapi malah bikin penasaran. Wkwkwkwk

    • Hans April 3, 2018, 3:15 pm

      Hhahha iya sih, kadang suka zonk ya kalo ke tempat wisata.
      Keliatan dari foto2 yang beredar bagus banget, tapi pas datang yaelah malah zonk πŸ˜†

      Foto flying hammocknya bukan imut2 tapi malah amit2 ya kayak bayi tua πŸ˜†

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *