Bebas Traveling #GakPakePerih

Mungkin bagi kebanyakan orang traveling itu selalu identik dengan hal yang menyenangkan. Padahal kalo mau dibilang sih nggak juga. Mungkin emang sih hal menyenangkan lebih mendominasi, tapi pasti ada kalanya terdapat beberapa hal yang juga nggak menyenangkan. Contoh sederhananya kayak budget. Kadang saking senengnya traveling, kita sibuk kesana-sini sampai lupa kalo sudah over budget. Ujung-ujungnya sampai bingung sendiri karena tabungannya habis tak tersisa. Hayoo, ada yang pernah kayak gini nggak? Coba sini ngacung! Tapi lain cerita kalo tiap kali plesiran selalu ada yang sponsorin ya. Itu sih endingnya bakal selalu menyenangkan! Hahaha :mrgreen:

Tapi selain ngomongin budget, masih ada hal lain kok yang bikin nggak menyenangkan ketika kita traveling. Contohnya saat traveling kita sampai lupa untuk menjaga keamanan diri sendiri. Misalnya aja melakukan hal-hal yang ceroboh atau terlalu berbahaya sehingga akibatnya membuat diri kita menjadi cidera atau terluka.

Nah, kalo soal yang satu ini saya sih pernah ngalamin. Hahaha. Jadi saat berlibur ke Biak kemarin, saya terlalu asik bahkan boleh dibilang nekat untuk melakukan hal yang terbilang ekstrim. Awalnya sih hanya niat untuk foto di salah satu sudut pantai yang ada di Biak. Ya mumpung lagi dapat spot foto yang bagus. Hitung-hitung juga buat nambah koleksi foto di Instagram. Hehe.

Traveling Ke Biak #GakPakePerih
Traveling ke Biak #GakPakePerih

Tapi saking semangatnya sampai saya nggak berhati-hati. “Bruuuk!”. Saya pun terpeleset hingga kaki saya terluka akibat terbentur karang yang cukup tajam. Bersyukur nggak sampai nyungsep ke laut. Duh apes!
Berhubung yang ada saat itu hanya obat merah, mau nggak mau dong saya pake. Ya daripada nggak diobatin sama sekali nanti lukanya malah bisa makin parah. Bisa infeksi. Tapi serius deh, pas lukanya saya kasih obat merah itu rasanya perih banget. Bahkan saking perihnya, saya sendiri sampai nggak sadar kalo air mata saya ikutan netes karena nahan sakit. Yah, batal deh jadi lelaki jagoan! Hahaha. Eh tapi itu bukan nangis kok, cuma “brebes mili” aja. Serius! Hahaha 😆

Eitss, tapi itu dulu! Kalo sekarang udah nggak lagi dong. Nggak ada lagi yang namanya nahan perih sampai netesin air mata ketika ngobatin luka. Lho kok bisa? Bisa banget! Soalnya sekarang sudah ada perawatan luka terbaru dari Hansaplast, yakni Hansaplast Spray Antiseptik.

Traveling #GakPakePerih Dengan Hansaplast Spray Antiseptik
Hansaplast Spray Antiseptik Bikin Traveling #GakPakePerih

 

“Eh tapi bukannya pembersih luka yang semakin perih itu semakin bagus?”

Duh, kata siapa? Itu sih cuma mitos aja. Sama halnya dengan anggapan bahwa luka tidak boleh ditutup karena akan membuat luka tersebut lembap dan tidak bisa kering – ini juga mitos! Karena faktanya telah dilakukan penelitian yang membuktikan bahwa pada keadaan lembap, proses penyembuhan luka bisa berlangsung lebih optimal. Jadi intinya, setelah dibersihkan luka perlu ditutup untuk menjaganya agar tidak terkena kuman dari luar. Perlu diingat juga nih, setiap kali mengganti plester, sebaiknya luka dibersihkan kembali terlebih dahulu.

Selain #GakPakePerih, Hansaplast Spray Antiseptik ini juga memiliki kemasan yang praktis dan modern. Asik banget buat dibawa kemana-mana, terutama saat traveling. Bentuknya yang kecil jadi bikin nggak makan tempat saat dibawa. Tinggal masukin aja ke dalam pocket mini emergecy kit kita. Beres deh!

Oh ya, Hansaplast Spray Antiseptik ini juga hebat banget karena tidak berwarna sehingga tidak akan meninggalkan noda pada pakaian. Jadi cukup tubuh kita aja yang lecet. Pakaian jangan sampai ikutan “lecet” lagi dengan penuh noda di sana-sini. Hihihi 😀

Buat yang nggak tahan dengan bau menyengat dari produk pembersih luka, Hansaplast Spray Antiseptik ini juga cocok banget karena tidak berbau. Kita nggak perlu lagi yang namanya tahan napas atau nutup hidung ketika sedang mengobati luka. Setidaknya saat ada yang terluka, ada juga yang membuat hati kita bahagia. Hahaha 😆

Selama nyobain Hansaplast Spray Antiseptik ini saya sih puas banget soalnya efektif buat mengobati luka karena terdapat kandungan PHMB (Polyhexamethylene Biguanide), yakni zat antiseptik yang banyak digunakan oleh para dokter di klinik dan rumah sakit dalam mengatasi infeksi. Cara menggunakannya pun mudah nggak pake ribet, yakni tinggal disemprotkan saja ke bagian yang luka kemudian tutup luka dengan plester Hansaplast untuk melindungi area yang terluka dari gesekan dan kontaminasi bakteri. Beres deh! Pokoknya Hansaplast Spray Antiseptik ini cocok jadi temen traveling yang #GakPakePerih.

Hansaplast Spray Antiseptik Bikin Bebas Traveling
Teman Traveling Yang #GakPakePerih

Kalian sendiri sudah ada yang nyobain Hansaplast Spray Antiseptik ini belum? Gampang banget kok nyarinya karena produknya dijual bebas tanpa resep dokter. Kalian bisa dapatkan di apotek maupun drugstore seperti Guardian. Atau ada yang mau aku bantu obati? Janji deh #GakPakePerih.
Asal bukan hati aja yang sedang terluka ya. Hahaha 😛

Comments (51)
  1. rizzaumami November 12, 2018, 6:31 am

    Kalo tinggal semprot gini jadinya praktis, harus diplester juga ya mas, alergi sama lem perekat hansaplas jadi gatal, kalo tinggal semprot aja bisa jadi solusiku ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *