HUT 1 Abad Kota Jayapura dan Pernak-perniknya

Hey…tanggal 7 Maret 2010 ini, Jayapura genap berumur 100 tahun. kenyit Dalam rangka memperingati ultahnya ini, banyak banget kegiatan yang dilakukan di seputaran Jayapura. Diantaranya ada pameran kebudayaan, jalan santai, serta beberapa perlombaan. Tapi sayang, dari semua kegiatan itu tidak ada satu pun yang gue ikut ataupun kunjungi, wkekekekeke… gelakguling

Dalam menyambut HUT 1 abad kota Jayapura ini, pemerintah kota Jayapura juga telah melakukan banyak perubahan demi keindahan kota ini. Taman kota yang tadinya gak terawat dan terurus, sekarang udah bagus banget. Nggak hanya itu, seluruh ruas jalan dipermak habis-habisan. Dilakukan pengecetan dan penertiban terhadap pedagang-pedagang liar.

Gue berharap, hal tersebut kalau bisa jangan panas-panas tai ayam doank. Jangan hanya karena ada perayaan HUT kayak gini doank baru diurus, tapi selanjutnya pun harus demikian, tetap terawat dan terjaga. Toh ini semua demi kebersihan, keindahan dan kenyamanan kota ini sendiri.

Oh..ya, sebenernya gue mau masukkin foto-foto terbaru mengenai Jayapura pada postingan kali ini. Namun sepertinya Tuhan berkehendak lain, seharian ini Jayapura diguyur hujan gak ada henti-hentinya. Jadi gue nggak sempat untuk mengambil foto-foto itu, gue gak bisa keluar rumah. Tapi gue janji, entah besok, lusa atau kapan, gue bakal update postingan ini dengan foto-foto tersebut. Fotonya langsung gue yang ambil sendiri, gak pake minjem (Ngaruh gak ya..?? Hahahaha… gelakguling)

Akhir kata, gue pengen ngucapin :

Happy Birthday buat Jayapura (7 Maret 1910 – 7 Maret 2010) celebrate

Semoga Jayapura terus menjadi Kota EMAS (Kota yang Elok, Maju, Aman, dan Sejahtera) kenyit


Owh..ya, setelah gue Googling, ini ada beberapa foto mengenai Kota Jayapura dan sekitarnya. Lumayan lah buat referensi, daripada gak ada sama sekali. sengihnampakgigi

Foto diatas adalah foto mengenai pemandangan Kota Jayapura yang diambil dari Pemancar yang ada di Polimak. Dari atas tempat ini, kita bisa menyaksikan keindahan Kota Jayapura secara jelas. Selama gue lahir dan tinggal di Jayapura, gue baru sekali mengunjungi tempat ini (Pemancar di Polimak), xixixi… gelakguling

Foto tersebut adalah foto Teluk Youtefa. Untuk melihat keindahan Teluk Youtefa ini, kita dapat melihatnya melalui Skyline. Letaknya gak jauh dari rumah gue, gak sampai 10 menit juga nyampe kok. Owh..ya, sambil melihat keindahan Teluk Youtefa gak ada salahnya sambil makan kelapa muda. Banyak sekali penjual kelapa muda yang memang tersedia di seputaran tempat itu.

Nah..kalo foto yang diatas itu adalah foto Danau Sentani.
Pasti banyak yang udah tau. Untuk dapat kesana, dari rumah gue dibutuhkan waktu kurang dari 30 menit (20 menit boleh, 10 menit juga boleh, asalkan ngebuuuut kesananya sengihnampakgigi). Di Danau Sentani, setiap tahunnya diadakan festival Danau Sentani.

Foto tersebut adalah foto Tugu Mac Arthur dan merupakan situs bersejarah. Letaknya di Ifar Gunung, Sentani. View dari tempat ini keren banget, kita bisa melihat Danau Sentani dan lalu-lalang pesawat terbang. Keren deh pokoknya…

Jika ingin tahu Jayapura malamnya seperti apa, ni ada fotonya.

Banyak yang bilang sih kalau malam Jayapura terlihat seperti Kota Hongkong. Bener nggak ya..??

Kalau yang ini paan yah..?? sengihnampakgigi

Ini adalah orang narsis yang tinggal di Jayapura selama 20 tahun, ckckckckck…

Oke, segini dulu yah.
Tempat-tempat keren lainnya yang ada di Kota Jayapura bakal menyusul. senyumkenyit

Comments (13)
  1. astronot cilik June 16, 2010, 5:18 am

    weeewww,,,jaya pura kerennn bgtsss,,,
    ,,qm asli orng jaya pura ato enggak???
    hohoho

  2. bams July 13, 2010, 4:21 pm

    belum pernah ke jayapura, pengen juga kapan2 ke sana…

  3. Agustinus September 9, 2010, 1:12 am

    Wow wow wow, membaca HUT 1 Abad Kota Jayapura saya jadi teringat pengalaman di Jayapura 46 tahun yang lalu.
    Saya bersama orang tua dan saudara-saudara datang ke Jayapura pada bulan Agustus, 1964. Sebelumnya ayah saya sudah lebih dulu berada di Jayapura (Sukarnapura) sebagai anggota rombongan guru-guru pertama yang ditugaskan ke Irian Barat setelah masa UNTEA.
    Sesampai di Sukarnapura, kami tinggal di Argapura, kemudian saya dan kakak masuk Sekolah Dasar YPK Paulus di Doc-V.
    Yang menarik saat itu adalah sistim angkutan umum yang ada di Sukarnapura sangat apik dan teratur. Antara jam 6.30 sampai jam 7.00 pagi Bus DAMRI dikhususkan bagi anak sekolah, selain anak sekolah dilarang naik, sopirnya sangat tegas dalam menjalankan tugas. Antara jam 7.00 sampai jam 8.00 khusus bus pegawai, nah untuk bus ini anak sekolah sama sekali tidak punya hak untuk naik. Bus untuk ibu-ibu yang akan ke pasar mulai menjemput sejak jam 8:00 pagi, anak sekolah yang punya keperluan boleh menggunakan Bus ini dengan catatan ada surat keterangan dari sekolah. Semuanya sangat teratur dan disiplin.
    Bus jemputan pulang sekolah biasanya sudah menunggu di sekolah 15 menit sebelum jam pulang sekolah.
    Banyak kenangan masa lalu di Jayapura yang layak dishare, untuk sementara soal Bus dulu.

    • Zippy September 9, 2010, 3:18 am

      Wah…ternyata masih diingat juga yah mas 🙂
      Tapi emang benar, dulu busnya masih teratur, ada pembagian khusus untuk pekerja, anak sekolah ataupun masyarakat umum.
      Kalo sekarang, saya kurang tau, pasalnya udah lama gak naik bis 😀

      Oh..ia, ditunggu yah kenangan yang lainnya 🙂
      Eh..lupa, sekarang emang ada dimana mas?

      • ana rifa May 23, 2012, 5:14 pm

        wah . . . kayaknya udah pada pengalaman kesana tuh?? kapan ya aq kesanaaa???

  4. Agustinus September 9, 2010, 1:00 pm

    Saya dulu di SD YPK Paulus di Dok-5, lalu pindah ke SD YPK Hamadi, kemudian melanjutkan di SMP YPK Kotaraja, masuk SMA Gabungan Dok-5, lalu pindah ke SMA Katholik Makale di Toraja sebelum melanjutkan ke ITB di Bandung.
    Setelah lulus ITB saya bekerja di Perusahaan Minyak Amerika di Balikpapan yang kemudian mengirim saya bekerja di daerah operasi mereka di Amerika. Akhirnya kembali bekerja di Indonesia. Sekarang saya mondar-mandir antara Jakarta dan Pekanbaru, sekali-sekali ke Jayapura menengok orang tua yang betah disana.
    Kembali ke soal Bus sekolah, dulu di SD YPK Paulus Dok-5 ada sopir favorit kami, namanya Moses. Orangnya murah senyum dan sangat disenangi oleh anak sekolah. Kalau sudah naik Bus kami menyanyi dengan lagu “Panjang Umurnya”, tapi syairnya diganti sbb:
    “Pindah di muka, pindah di muka, pindah dimuka
    Moses mau jalan, Moses mau jalan, Moses mau jalan.”
    Kalau begitu Moses tertawa-tawa gembira mengemudikan Bus.
    Saat jalan menurun anak laki-laki kadang teriak meminta “rem test” sehingga penumpang agak terdorong mendadak kedepan. Bagi murid laki-laki hal itu sangat mengembirakan karena cewek-cewek biasanya kurang waspada dan mereka terhuyung kedepan menabrak anak laki-laki yang tertawa puas karena memang itu yang diharapkan.
    Kadang saat naik bus anak perempuan langsung mengingatkan Moses supaya jangan melakukan rem rest, katanya “Moses, ko nanti jang sampe ikut anak laki-laki pung mau bikin-bikin rem test eee….,”. Tapi Moses tetap Moses, fansnya adalah anak laki-laki, rem test tetap dilaksanakan, kadang tanpa diminta.
    Salam, lain kesempatan cerita lama disambung.

    • eva anggi March 31, 2013, 6:41 pm

      hehe 😀

  5. Firdaus (Idos) September 21, 2010, 1:56 am

    Berpagar Hutan, Gunung dan Lautan…….. itulah sosok Kota Jayapura yg Indah seIndah Indahnya…….. Cenderawasih Indah Bulunya……….. Merdu Suaranya……. Buah Matoa Enak Rasanya Indah Dilihat……. Semuanya I N D A H Indah Abissssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssssss

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *